Tradisi Unik Suku Duano di Tepi Sungai Jambi
Berdasarkan catatan di Pemkab Tanjung Jabung Timur, di Provinsi
Jambi, masyarakat Suku Duano banyak bertempat tinggal di daerah pantai
timur Jambi. Yakni di daerah Tanjung Solok dan Kampung Laut, Kabupaten
Tanjung Jabung Timur.
Masyarakat Suku Duano yang menetap di daerah ini berjumlah 76 kepala keluarga (KK) atau sekitar 331 jiwa.
Suku Duano sudah lama menetap di daerah tersebut mulai dari adanya pelayaran antar-pulau. Namun Suku Duano yang ada di Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih buta aksara dan buta huruf.
Tapi sekarang anak-anak mereka sudah mulai bersekolah. Ada yang masih sekolah dasar (SD) dan ada juga yang sudah melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Secara Geografis Tanjung Solok menghadap ke laut lepas. Suku Duano sudah bisa hidup berdampingan dengan masyarakat setempat, hal ini terbukti ada beberapa dari mereka menikah dengan masyarakat suku lain yang menetap di daerah tersebut.
Tanjung Solok ditempati oleh berbagai macam suku/etnis di antaranya suku Jawa, Sunda, Banjar, Bugis, Melayu, Minang, Madura, dan termasuklah Suku Duano. Suku Duano di Provinsi Jambi termasuk dalam kategori Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Mata pencaharian umum masyarakat Suku Duano adalah sebagai nelayan penangkap ikan laut.
Selain menetap di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masyarakat Duano banyak ditemukan di daerah Sungai Belah, Concong Luar, Concong Dalam, Kuala Enok dan Tembilahan di Provinsi Kepulauan Riau.
Masyarakat Suku Duano yang menetap di daerah ini berjumlah 76 kepala keluarga (KK) atau sekitar 331 jiwa.
Suku Duano sudah lama menetap di daerah tersebut mulai dari adanya pelayaran antar-pulau. Namun Suku Duano yang ada di Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih buta aksara dan buta huruf.
Tapi sekarang anak-anak mereka sudah mulai bersekolah. Ada yang masih sekolah dasar (SD) dan ada juga yang sudah melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Secara Geografis Tanjung Solok menghadap ke laut lepas. Suku Duano sudah bisa hidup berdampingan dengan masyarakat setempat, hal ini terbukti ada beberapa dari mereka menikah dengan masyarakat suku lain yang menetap di daerah tersebut.
Tanjung Solok ditempati oleh berbagai macam suku/etnis di antaranya suku Jawa, Sunda, Banjar, Bugis, Melayu, Minang, Madura, dan termasuklah Suku Duano. Suku Duano di Provinsi Jambi termasuk dalam kategori Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Mata pencaharian umum masyarakat Suku Duano adalah sebagai nelayan penangkap ikan laut.
Selain menetap di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masyarakat Duano banyak ditemukan di daerah Sungai Belah, Concong Luar, Concong Dalam, Kuala Enok dan Tembilahan di Provinsi Kepulauan Riau.
Sumber : www.liputan6.com
ConversionConversion EmoticonEmoticon